Sejarah Kebudayaan Islam

  • Home
  • Likes
  • Views
  • Uploads
  • Videos
  • About
  • Read more: Cara Menambahkan CSS Navigation Bar Simpel Untuk Blogger | Tempat Blogging http://mas-basir.blogspot.com/2013/05/cara-menambahkan-css-navigation-bar.html#ixzz2Xj6lxk00 Dilarang copy paste artikel tanpa menggunakan sumber link - DMCA Protected Under Creative Commons License: Attribution Follow us: @TempatBlogging on Twitter | TempatBlogging on Facebook

Sabtu, 29 Juni 2013

Islam Pada Abad Pertengahan

Kekuasaan Islam Periode Tengah (Abad Pertengahan)

A.   Kerajaan Turki Usmani
 Sejarah Islam sekarang telah berjalan lebih dari empat belas abad lamanya. Sebagaimana halnya sejarah setiap umat, sejarah Islam pun mengalami pasang surut. Satu di antara beberapa sejarah peradaban Islam yang cukup menarik untuk bahan kajian ilmiah, yaitu masa pertengahan khususnya pada abad ke-17, karena pada abad tersebut terdapat tiga kerajaan besar, yaitu Kerajaan Turki Usmani di Turki, Kerajaan Syafawi di Persia, Kerajaan Mughal di India (Dedi Supriadi, 2008: 248).Pendiri kerajaan ini adalah bangsa Turki dari kabilah Oghus yang mendiami daerah Mongol dan daerah utara negeri Cina. Dalam jangka waktu kira-kira tiga abad, mereka pindah ke Turkistan kemudian Persia dan Irak. Mereka masuk Islam sekitar abad kesembilan atau abad kesepuluh. Penguasa pertama adalah Usman yang disebut dengan Usman I (Samsul Munir Amin, 2009: 194-195). Peradaban Islam di Turki Sejak masa Usman bin Artaghol (1299-1326 M), yang dianggap Pembina pertama Kerajaan Turki Usmani ini dengan nama imperium Ottoman, timbullah kemajuan dalam berbagai bidang agama Islam. Kerajaan Turki ini memberikan pengaruh cukup baik dalam bidang agama Islam ke Eropa. Beberapa peradaban  di Turki Usmani adalah sebagai berikut:1.      Bidang Pemerintahan dan Militer
2.      Bidang Ilmu Pengetahuan
3.      Bidang Kebudayaan
4.      Bidang Keagamaan
Menurut Dr. Badri yatim, M.A. Kemunduran Turki Usmani ini terjadi akibat beberapa factor di antaranya sebagai berikut:1.      Wilayah kekuasaan yang sangat luas
2.      Kelmahan para penguasa
3.      Budaya korupsi
4.      Pembrontakan tentara Yenisseri
5.      Merosotnya perekonomian (Samsul Munir amin, 2009: 200-209).
 Setelah hancurnya Baghdad di tangan kemandirian mereka dalam membangun kekuasaanya sendiri, seperti yang dilakukan oleh Turki Usmani (1281-1924 M). bahkan pengaruh dinasti tersebutt menjangkau wilayah yang sangat luas, termasuk Eropa Timur, Asia Kecil, Asia Tengah, Timur Tengah, Mesir, dan Afrika Utara. Dengan demikian luas wilayah Turki Usmani pada masa Sultan Sulaiman Al-Qanuni mencakup Asia kecil, Armenia, Irak, Syiria, Hijaz dan Yaman di Asia , Mesir, Libia, Tunis dan Aljazair di afrika, Bulgaria, Yunani, Yugoslavia, Albania, Hongaria, dan Rumania di Eropa. Budaya yang paling menonjol dalam kerajaan Turki Usmani adalah dalam bidang arsiktektur bangunan, syair-syair, karya-karya sastra, dan hasil keindahan-keindahan lainnya (Samsul Munir amin, 2009: 195-203).

B.   Kerajaan Syafawi (Persia)
 Kerajaan Syafawi ini berdiri pada tahun 1503-1722 M. kerajaan ini berasal dari sebuah gerakan terekat yang berdiri di Ardabil, sebuah kota di Azerbaijan. Di Persia muncul suatu dinasti yang kemudian merupakan suatu kerajaan besar di dunia Islam. Dinasti ini berasal dari seorang sufi Syekh Ishak Saiuddin dari Ardabil di AzarbaijanKondisi politik dan sosial kerajaan Syafawi ini mulai bangkit kembali setelah Abbas naik tahta dari tahun 1587-1629 dan dia menata administrasi Negara dengan cara yang lebih baik. Langkah-langkah yang ditempuh oleh Abbas dalam rangka memulihkan politik Kerajaan Syafawi adalah:a.       Mengadakan pembenahan administrasi dengan cara pengaturan dan pengontrolan dari pusat
b.      Permindahan ibu kota ke Isfahan
c.       Mengadakan perjanjian damai dengan Turki Usmani (Dedi Supriadi, 2008: 253-255).
Adapun peradaban dinasti Syafawi ini sebagai salah satu dari tiga kerajaan besar, dinasti ini mencapai puncak kemajuan yang cukup berarti. Beberapa kemajuan tersebut anatara lain:a.       Bidang Ilmu Pengetahuan
b.      Bidang Ekonomi
c.       Bidang Arsitektur
d.      Bidang Kesenian
e.       Dan Bidang Tarekat (Samsul Munir Amin, 2009: 191-192).
Kerajaan Syafawi ini pada masa pemerintahan Abbas Agung mencapai kebesarannnya yaitu daerahnya meluas sampai ke Tibliz, Syrwan, Irak, sampai ke Balakh dan Merv di sebelah Timu (Musyrifah Susanto, 2003: 250).Di bidang seni, kemajuan tampak begitu jelas gaya arsitektur bangunannya, benruk kerajinan tangan, kerajinan karpet, seni lukis, pakaian, dan lain-lain. Factor penyebab kemunduran dinasti Syafawi ini adalah karna factor kemerosotan moral para pemimpin kerajaan dan konflik yang berkepanjangan dengan kerajaan Turki Usmani. Kerajaan Syafawi ini mundur pada masa pemerintahan Syafi Mirza karna pada masa itu rakyat cendrung masa bodoh dan mereka sudah banyak memperoleh penindasan dari Syafi Mirza (Dedi Supriadi, 2008: 256).

C.   Kerajaan Mughal (India)
 Kerajaan Mughal berdiri seperempat abad sesudah berdirinya Kerajaan Syafawi. Kekuasaan Islam di wilayah India terjadi pada khalifah Al-Walid dari Dinasti Bani Umayah. Kerajaan Mughal didirikan oleh Zahiruddin Babur, salah satu dari cucu Timur Lenk, kerajaan ini memiliki sultan-sultan yang Besar dan terkenal pada abad ke-17. Adapun nama-nama Sultan-sultan yang besar dan terkenal pada abad ke-17 yaitu, Sultan Akbar (1556-1606), Sultan Jengahir (1606-1627) dengan permaisurinya Nurjannah, Syah Jehan (1628-1658), dan Aurangzeb (1659-1707) (Dedi Supriadi, 2009: 261).Kekuasaan Kerajaan Mughal ini meliputi daerah India, Pakistan, Bangladesh dan Kasmir. Agama kerajaaan Mughal adalah agama Hindu, selain sebagai agama sekaligus sebagai budaya dan kebangsaan. Oleh karena itu, penyebaran agama islam ini sampai ke India sehingga mendirikan suatu daulah yang merupakan suatu usaha dan toleransi besar yang pernah dilakukan oleh umat Islam di anak benua itu. Kerajaan Mughal berjalan selama 330 tahun (1527-1857). Sultan Akbar membentuk suatu bahasa yang dipergunakan untuk mempersatukan seluruh bangsa yang ada di bawah kekuasaanya selain itu juga Sultan berhasil memajukan kerajaan Mughal dengan cara mendamaikan golongan Islam dan golongan Hindu, yang merendahkan perselisihan yang tiada hentinya, memakmurkan rakyatnya dengan menghilangkan segala pajak, serta memperbesar perdangangan dengan luar negeri (Musyrifah Susanto, 2003: 251-253).Kondisi Politik dan Sosial Kerajaan Mughal adalah tidak ada kekerasan yang terjadi pada masa itu karna Sultan Akbar banyak menyatu dengan rakyat sehingga rakyat sangat simapati kepadanya serta kehidupan sosialnya masyarakat saling tolong menolong, hormat menghormati serta senantiasa menjunjung tinggi toleransi. Sebelum Sultan Akbar menjadi Sulta pemerintahan di kerajaan Mughal ini banyak Amir-amir dan Sultan-sultan Islam berkuasa di daerahnya sendiri dengan sewenang-wenangnya bersama dengan para maharaja Brahmana, berkat Sultan Akbar semuanya berubah, pemerintahan tidak dipegangnya sendiri, akan tetapi diadakannya menteri-menteri.Sedangkan kondisi pengetahuan dan seni di Kerajaan Mughal ini mengalami kemajuan pada abad ke-17 dalam bidang pengetahuan, seni, dan budaya. Di bidang pengetahuan kebahasaan Sultan Akbar telah menjadikan tiga bahasa sebagai bahasa nasional, yaitu bahasa Arab sebagai bahasa agama, bahasa Turki sebagai bahasa bangsawan, dan bahasa Persia sebagai bahasa istana dan kesusastraan. Karya seni yang paling menonjol adalah karya sastra gubahan penyair istana, baik yang berbahasa Persia maupun berbahasa India. Dan gedung-gedung sejarah yang ditingalkan pada abad ke-17 ini adala Tajmahal di Aqra, Benteng Merah, Jama Masjid, Istana-istana, dan gedung-gedung pemerintahan di Delhi (Dedi Supriadi, 2008, 261-263). 

1 komentar:

  1. Casino Roll
    Casino Roll offers a 100% up to $100 welcome bonus for new 리드 벳 players. Casino Roll offers a unique casino experience and you can 토토커뮤니티 play slots on 토토 사이트 추천 desktop and mobile! Rating: 룰렛 확률 4.1 · ‎6 votes bet

    BalasHapus